▴Grand Final Bagus Roro 2026▴
- Dinporapar Terima Kunjungan Balai 4 Perhubungan Jateng Bahas Pemanfaatan Venue Event Terminal Tipe B Kutoarjo
- Tim Dinporapar Laksanakan Verifikasi Lapangan dan Intervensi Desa Kemiskinan Ekstrem
- Dinporapar Hadiri Rakor Pokja Pengarusutamaan Gender Tahun 2026
- Dinporapar Hadiri Reviu IEPK Tahun 2026 di Aula Inspektorat Daerah
- Penandatanganan NPHD Hibah Tahun 2026
- Semarak Purworejo Spektakuler Weeks: Amphiteater Alun-Alun Dimeriahkan Penampilan Band Evolution
- Hadiri Pentas Teater , Dinporapar Sampaikan Apresiasi
- Doldeswita Dorong Pengembangan Potensi Wisata Religi dan Alam Desa Bagelen
- Kontingen Purworejo; Juara Umum Pra Popda Jawa Tengah Zona IV
- Dinporapar Hadiri Dialog Gubernur dengan Pelaku Ekonomi Kreatif Jawa Tengah
Peningkatan Kapasitas SDM Desa Penyangga Borobudur Highland untuk Mendukung Pengembangan Wellness Tourism Berbasis Budaya Jawa

Purworejo – Rabu, 3 Juni 2026, Staf Bidang Pemasaran Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Purworejo menghadiri kegiatan pembukaan Peningkatan Kapasitas SDM Desa Penyangga dalam Operasional Paket Wisata “Forest Wellness Experience” di Borobudur Highland. Kehadiran staf pemasaran tersebut merupakan tindak lanjut dari penugasan Kepala Bidang Pemasaran, Neira Anjar Pujisusilo, S.Kom., M.Eng., sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di kawasan strategis Borobudur.
Kegiatan yang diselenggarakan di kawasan Borobudur Highland tersebut dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah yang membidangi pariwisata dari Kabupaten Magelang dan Kabupaten Kulon Progo, serta diikuti oleh masyarakat dan pelaku wisata dari desa-desa penyangga yang berada di sekitar kawasan Badan Otorita Borobudur.
Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh materi dan pembekalan dari Remen Jawa, sebuah komunitas kreatif yang bergerak di bidang MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) dengan mengusung pendekatan budaya Jawa yang dikemas secara modern dan adaptif terhadap perkembangan industri pariwisata saat ini. Melalui pendekatan tersebut, nilai-nilai budaya lokal tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dikembangkan menjadi bagian dari pengalaman wisata yang bernilai ekonomi.
Materi yang disampaikan berfokus pada pengembangan wellness tourism atau wisata kebugaran, yang saat ini menjadi salah satu tren pariwisata global. Konsep wisata ini menekankan pada pengalaman yang mampu meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan spiritual wisatawan. Dalam implementasinya, wellness tourism dipadukan dengan berbagai unsur budaya Jawa, seperti tradisi lokal, filosofi kehidupan, seni budaya, serta praktik-praktik relaksasi yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat setempat.
Kegiatan peningkatan kapasitas ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia desa penyangga agar mampu mengelola dan mengoperasikan paket wisata secara profesional, sekaligus menghadirkan pengalaman wisata yang autentik dan berkelanjutan. Penguatan kapasitas masyarakat diharapkan dapat mendorong terciptanya produk wisata yang berkualitas, memiliki daya saing, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Purworejo berharap dapat memperoleh wawasan dan referensi terkait pengembangan wisata berbasis wellness yang dapat diadaptasi sesuai dengan potensi daerah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi antarwilayah dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan, inovatif, dan berbasis kearifan lokal.



