▴Grand Final Bagus Roro 2026▴
- Dinporapar Terima Kunjungan Balai 4 Perhubungan Jateng Bahas Pemanfaatan Venue Event Terminal Tipe B Kutoarjo
- Tim Dinporapar Laksanakan Verifikasi Lapangan dan Intervensi Desa Kemiskinan Ekstrem
- Dinporapar Hadiri Rakor Pokja Pengarusutamaan Gender Tahun 2026
- Dinporapar Hadiri Reviu IEPK Tahun 2026 di Aula Inspektorat Daerah
- Penandatanganan NPHD Hibah Tahun 2026
- Semarak Purworejo Spektakuler Weeks: Amphiteater Alun-Alun Dimeriahkan Penampilan Band Evolution
- Hadiri Pentas Teater , Dinporapar Sampaikan Apresiasi
- Doldeswita Dorong Pengembangan Potensi Wisata Religi dan Alam Desa Bagelen
- Kontingen Purworejo; Juara Umum Pra Popda Jawa Tengah Zona IV
- Dinporapar Hadiri Dialog Gubernur dengan Pelaku Ekonomi Kreatif Jawa Tengah
Dinporapar Hadiri Dialog Gubernur dengan Pelaku Ekonomi Kreatif Jawa Tengah

Salatiga(10/6) Bertempat di Hotel Wahid Prime Salatiga, Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan acara Ngobrol Kreatif Gubernur Jateng dengan Pelaku Ekonomi Kreatif. Mengusung tema “Jateng Creative Hub Forum sebagai Upaya Mengintegrasikan Ruang Kolaboratif dengan Jaringan Kreator Lokal untuk Keberlanjutan Ekonomi Daerah”, forum ini bertujuan menjadi wadah bertukar gagasan sekaligus memperkuat jejaring antar pelaku ekonomi kreatif.
Acara ini menghadirkan perwakilan dari kabupaten kota di Jawa Tengah, dengan peserta dari unsur Dinas yang membidangi Ekonomi Kreatif, serta pelaku ekonomi kreatif. Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah, Dr. Ir. A.R. HanungTriyono, MSi, lalu dilanjutkan dengan paparan 3 narasumber sebagai pemantik diskusi dengan moderator Ahmad Nurkholis, S.Pd. dari media beritajateng.tv, serta menghadirkan narasumber Yusuf Maskuri (ICCN Jawa Tengah), Prof. Dr. Maslikhah, S.Ag., M.Si (Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Salatiga), serta Berty Diah Rahmana, S.H., M.Kn (Ketua DPW Gerakan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah). Hadir mewakili Kabupaten Purworejo, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Neira Anjar Pujisusilo, S.Kom, M.Eng dan dari pelaku ekonomi kreatif owner Rafba Batik Abdul Ghofar.
Selanjutnya Gubernur Jawa tengah Ahmad Luthfi dan Walikota Salatiga, Robby Hermawan yang hadir di sesi diskusi menyampaikan apresiasi kepada para pelaku ekonomi kreatif Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Salatiga Robby Hermawan menegaskan pentingnya membangun ekosistem yang mendukung tumbuhnya kreativitas. “Kreativitas saja tidak cukup, para pelaku kreatif membutuhkan ruang bertemu, ruang belajar, ruang berjejaring, dan ruang kolaborasi. Karena itulah forum seperti hari ini penting,” ujarnya.
Selanjutnya Gubernur Ahmad Lutfi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui pembinaan, pemberdayaan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, ekonomi kreatif memiliki karakter yang unik karena tidak dibatasi oleh ruang, waktu, maupun usia, sehingga berpotensi menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. “Ekonomi kreatif itu tidak terbatas tempat, waktu, dan umur. Selama manusia mempunyai kreativitas, di situ akan tumbuh,” kata Luthfi. Dia menilai ekonomi kreatif menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah di tengah dinamika geopolitik global dan keterbatasan fiskal pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah perlu hadir untuk mendampingi para pelaku ekonomi kreatif agar potensi yang dimiliki dapat berkembang sesuai dengan karakter dan keunggulan masing-masing daerah. “Kehadiran negara, pejabat, bupati, wali kota, dan dinas terkait harus ikut membersamai mereka. Jangan dilepas. Mereka harus kita beri wadah,” ujarnya.



