▴Grand Final Bagus Roro 2026▴
- Dinporapar Terima Kunjungan Balai 4 Perhubungan Jateng Bahas Pemanfaatan Venue Event Terminal Tipe B Kutoarjo
- Tim Dinporapar Laksanakan Verifikasi Lapangan dan Intervensi Desa Kemiskinan Ekstrem
- Dinporapar Hadiri Rakor Pokja Pengarusutamaan Gender Tahun 2026
- Dinporapar Hadiri Reviu IEPK Tahun 2026 di Aula Inspektorat Daerah
- Penandatanganan NPHD Hibah Tahun 2026
- Semarak Purworejo Spektakuler Weeks: Amphiteater Alun-Alun Dimeriahkan Penampilan Band Evolution
- Hadiri Pentas Teater , Dinporapar Sampaikan Apresiasi
- Doldeswita Dorong Pengembangan Potensi Wisata Religi dan Alam Desa Bagelen
- Kontingen Purworejo; Juara Umum Pra Popda Jawa Tengah Zona IV
- Dinporapar Hadiri Dialog Gubernur dengan Pelaku Ekonomi Kreatif Jawa Tengah
Doldeswita Dorong Pengembangan Potensi Wisata Religi dan Alam Desa Bagelen

Bagelen, 17 Juni 2026 – Dinas Pariwisata melalui kegiatan Dolan Desa Wisata (Doldeswita) melaksanakan kunjungan dan pendampingan di Desa Bagelen, Kecamatan Bagelen, pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan dan penguatan desa wisata guna mendorong pengembangan potensi wisata berbasis alam, budaya, dan religi yang dimiliki Desa Bagelen.
Tim Doldeswita terdiri dari unsur Bidang Destinasi Pariwisata yang dipimpin oleh Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Bapak Edi Nur Widyoko, S.T., serta unsur Bidang Pemasaran Pariwisata, Sumber Daya Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif yang diwakili oleh Bapak Aris Surjanto.
Kedatangan tim disambut hangat oleh Camat Bagelen, Bapak Sigit Kurniawan Saputro, S.S., M.Eng., bersama Pokdarwis Desa Bagelen (Pokdarwis Paduga), Ketua Bumdes, Kepala BPD, Tokoh Masyarakat, TP Penggerak PKK dan pegiat wisata setempat. Dalam sambutannya, Camat Bagelen menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Doldeswita sebagai sarana kolaborasi dan penguatan potensi wisata desa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Petilasan Sunan Geseng, salah satu destinasi wisata religi yang memiliki nilai sejarah dan spiritual bagi masyarakat. Pada kegiatan ini, dijelaskan oleh Juru Kunci Petilasan Sunan Geseng terkait Bagaimana awal mula cerita sejarah petilasan tersebut.
Selanjutnya, peserta mengikuti kegiatan tracking dan hiking menuju Watu Gubug dan Watu Tumpang, yang menawarkan panorama alam serta potensi wisata petualangan yang menarik untuk dikembangkan. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan sekaligus mengidentifikasi berbagai potensi yang dapat dioptimalkan sebagai daya tarik wisata.
Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan edukasi pembuatan gula jawa, sebagai bentuk pengenalan terhadap potensi ekonomi kreatif dan kearifan lokal masyarakat Desa Bagelen. Melalui kegiatan ini, Dinporapar memperoleh pemahaman mengenai proses produksi gula jawa yang selama ini menjadi salah satu produk unggulan masyarakat setempat.
Sebagai penutup, dilaksanakan bincang dan evaluasi bersama antara tim Doldeswita, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta para pengelola wisata. Diskusi tersebut membahas berbagai peluang pengembangan, tantangan yang dihadapi, serta langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas destinasi dan daya saing Desa Bagelen sebagai desa wisata.
Melalui kegiatan Doldeswita ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata yang dimiliki. Desa Bagelen menunjukkan semangat dan komitmen yang besar untuk terus memajukan sektor pariwisata, baik melalui penguatan wisata religi seperti Petilasan Sunan Geseng maupun pengembangan wisata alam seperti Watu Gubug dan Watu Tumpang.
Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, kolaboratif, dan berbasis pemberdayaan masyarakat, Desa Bagelen diharapkan mampu menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya bagi masyarakat setempat sekaligus memperkaya khazanah pariwisata Kabupaten Purworejo.



