▴Grand Final Bagus Roro 2026▴
- Dinporapar Terima Kunjungan Balai 4 Perhubungan Jateng Bahas Pemanfaatan Venue Event Terminal Tipe B Kutoarjo
- Tim Dinporapar Laksanakan Verifikasi Lapangan dan Intervensi Desa Kemiskinan Ekstrem
- Dinporapar Hadiri Rakor Pokja Pengarusutamaan Gender Tahun 2026
- Dinporapar Hadiri Reviu IEPK Tahun 2026 di Aula Inspektorat Daerah
- Penandatanganan NPHD Hibah Tahun 2026
- Semarak Purworejo Spektakuler Weeks: Amphiteater Alun-Alun Dimeriahkan Penampilan Band Evolution
- Hadiri Pentas Teater , Dinporapar Sampaikan Apresiasi
- Doldeswita Dorong Pengembangan Potensi Wisata Religi dan Alam Desa Bagelen
- Kontingen Purworejo; Juara Umum Pra Popda Jawa Tengah Zona IV
- Dinporapar Hadiri Dialog Gubernur dengan Pelaku Ekonomi Kreatif Jawa Tengah
Penguatan Kapasitas Pemandu Wisata: Bekal Pertolongan Pertama Gawat Darurat dan Keterampilan Komunikasi

Dinas
Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purworejo menyelenggarakan
kegiatan Penguatan Kapasitas Pemandu Wisata dengan fokus pada Pertolongan
Pertama Gawat Darurat (PPGD) dan Keterampilan Komunikasi, Senin (29/09/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh para anggota DPC HPI Kabupaten Purworejo.
Acara
dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Kepemuda, Olahraga, dan Pariwisata
(Porapar) Kabupaten Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, S.STP, MM., yang dalam
sambutannya menekankan pentingnya peran pemandu wisata sebagai wajah pariwisata
daerah. Menurutnya, pemandu wisata tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan
tentang destinasi, tetapi juga harus sigap menghadapi kondisi darurat serta
mampu berkomunikasi dengan baik kepada wisatawan.
Acara
ini turut menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, antara lain
perwakilan DPRD Kabupaten Purworejo Komisi IV, Bapak Much. Dahlan, SE., yang
memberikan dukungan kebijakan dalam penguatan SDM pariwisata, serta Dinas
Kesehatan, yang membekali peserta dengan materi terkait pertolongan pertama
gawat darurat. Selain itu, narasumber profesional di bidang komunikasi juga
turut memberikan pelatihan agar para pemandu wisata mampu membangun interaksi
yang efektif, ramah, dan meyakinkan kepada wisatawan.
Dengan
adanya pelatihan ini, diharapkan para pemandu wisata yang tergabung dalam HPI
Kabupaten Purworejo dapat semakin siap menghadapi situasi lapangan, baik dalam
kondisi normal maupun darurat, serta mampu memberikan pengalaman wisata yang
berkualitas. Hal ini sekaligus menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam
mendukung penguatan sektor pariwisata berbasis SDM yang terampil dan berdaya
saing.



