Pengembangan Potensi Wisata Bruno Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

By Administrator 13 Mar 2026, 12:49:54 WIB Pariwisata
Pengembangan Potensi Wisata Bruno Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Purworejo, 11 Maret 2025 - Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberdayaan Kecamatan Bruno yang dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan ini mengangkat tema Pengembangan Potensi Wilayah Berbasis Pariwisata sebagai upaya mendorong pemanfaatan potensi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Dinporapar menghadirkan dua narasumber, yaitu Sekretaris Dinas Dyah Woro Setyaningsih, S.Sos., M.M. serta Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Neira Anjar Pujisusilo, S.Kom., M.Eng. Keduanya menyampaikan berbagai materi terkait strategi pengembangan dan promosi potensi wisata yang dapat dikembangkan di wilayah Kecamatan Bruno.

Sekretaris Dinporapar Dyah Woro Setyaningsih dalam paparannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata lokal. Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada destinasi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia, kelembagaan, serta dukungan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Neira Anjar Pujisusilo menjelaskan mengenai strategi promosi dan pemasaran destinasi wisata berbasis potensi lokal. Ia menyampaikan bahwa pengemasan potensi wisata yang menarik, pemanfaatan media digital, serta penguatan identitas destinasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya tarik wisata suatu daerah.

Kecamatan Bruno sendiri dikenal memiliki potensi wisata alam yang cukup beragam, mulai dari panorama pegunungan, potensi wisata alam, hingga kekayaan budaya lokal yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan. Dengan pengelolaan yang tepat, potensi tersebut diharapkan mampu berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

Melalui kegiatan rakor ini, diharapkan pemerintah desa dan masyarakat dapat lebih memahami langkah-langkah strategis dalam menggali, mengelola, serta mempromosikan potensi wisata di wilayahnya. Dinporapar Kabupaten Purworejo juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan potensi wilayah berbasis pariwisata melalui pendampingan, promosi, dan penguatan kapasitas masyarakat.

berisi berita dari sudut pandang kemanfaatan terhadap masyarakat dan pariwisata

Pengembangan Potensi Wisata Bruno Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Bruno – Upaya mendorong pengembangan potensi wilayah berbasis pariwisata terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo. Salah satunya melalui kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberdayaan Kecamatan Bruno yang digelar pada Selasa, 10 Maret 2026. Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo hadir sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pemerintah desa mengenai pengembangan potensi wisata daerah.

Sekretaris Dinporapar Dyah Woro Setyaningsih, S.Sos., M.M. bersama Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Neira Anjar Pujisusilo, S.Kom., M.Eng. menyampaikan berbagai materi terkait strategi pengembangan destinasi wisata yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam pemaparannya, Dyah Woro Setyaningsih menjelaskan bahwa pengembangan pariwisata daerah tidak hanya bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Sektor pariwisata dinilai mampu mendorong tumbuhnya berbagai usaha lokal seperti kuliner, kerajinan, jasa pemandu wisata, hingga homestay yang dikelola oleh warga.

Sementara itu, Neira Anjar Pujisusilo menekankan pentingnya pengelolaan potensi wisata secara kreatif dan berkelanjutan. Menurutnya, wilayah Kecamatan Bruno memiliki kekayaan alam dan budaya yang berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata apabila didukung dengan promosi yang tepat serta keterlibatan aktif masyarakat.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa pariwisata dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian desa. Dengan pengelolaan yang baik, potensi alam dan budaya yang dimiliki wilayah Bruno dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang menarik sekaligus memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.