▴Grand Final Bagus Roro 2026▴
- Dinporapar Terima Kunjungan Balai 4 Perhubungan Jateng Bahas Pemanfaatan Venue Event Terminal Tipe B Kutoarjo
- Tim Dinporapar Laksanakan Verifikasi Lapangan dan Intervensi Desa Kemiskinan Ekstrem
- Dinporapar Hadiri Rakor Pokja Pengarusutamaan Gender Tahun 2026
- Dinporapar Hadiri Reviu IEPK Tahun 2026 di Aula Inspektorat Daerah
- Penandatanganan NPHD Hibah Tahun 2026
- Semarak Purworejo Spektakuler Weeks: Amphiteater Alun-Alun Dimeriahkan Penampilan Band Evolution
- Hadiri Pentas Teater , Dinporapar Sampaikan Apresiasi
- Doldeswita Dorong Pengembangan Potensi Wisata Religi dan Alam Desa Bagelen
- Kontingen Purworejo; Juara Umum Pra Popda Jawa Tengah Zona IV
- Dinporapar Hadiri Dialog Gubernur dengan Pelaku Ekonomi Kreatif Jawa Tengah
Dinporapar Terus Gali Potensi Desa Wisata Gunungcondong

Purworejo, 21 April 2026 – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purworejo melaksanakan kegiatan kunjungan “Dolan Desa Wisata” ke Desa Wisata Gunung Condong, Kecamatan Bruno, pada Selasa 21 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau kembali potensi daya tarik wisata sekaligus mendorong semangat kontinuitas dan pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal.
Kunjungan dipimpin oleh Dyah Woro Setyaningsih, S.Sos., MM selaku Sekretaris Dinas, bersama staf dari Bidang Destinasi Pariwisata, Bidang Pemasaran Pariwisata, serta Bidang Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga turut hadir perwakilan Kecamatan Bruno, Legino, S.Kep., Ns., MM selaku Kasi Pemberdayaan Masyarakat..
Rombongan disambut hangat oleh Lurah Desa Gunung Condong, Sudiyono beserta jajaran perangkat desa. Penyambutan diawali dengan pertunjukan kesenian tradisional Emblek atau Kuda Lumping, yang menjadi salah satu identitas budaya khas desa wisata tersebut.
Agenda kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan ke daya tarik utama desa, yaitu Curug Kyai Kate. Air terjun ini menawarkan keindahan alam yang masih asri yang berpotensi menjadi magnet wisata berbasis alam di kawasan Bruno.
Selain itu, rombongan juga mengunjungi kebun durian milik warga dengan berbagai varietas unggulan seperti durian montong, bawor, dan musang king, yang berpotensi dikembangkan sebagai wisata agro dan pengalaman petik buah.
Titik akhir kunjungan berada di unit pengolahan Kopi Condong. Kopi jenis robusta yang dihasilkan diolah menggunakan mesin pengolahan kopi modern. Namun demikian, aspek pemasaran produk kopi masih terbatas, sehingga potensi ekonomi yang dimiliki belum sepenuhnya terekspos secara optimal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mengembangkan desa wisata secara berkelanjutan, baik dari sisi daya tarik, pengelolaan, maupun pemasaran produk wisata dan ekonomi kreatif.



