▴Grand Final Bagus Roro 2026▴
- Dinporapar Terima Kunjungan Balai 4 Perhubungan Jateng Bahas Pemanfaatan Venue Event Terminal Tipe B Kutoarjo
- Tim Dinporapar Laksanakan Verifikasi Lapangan dan Intervensi Desa Kemiskinan Ekstrem
- Dinporapar Hadiri Rakor Pokja Pengarusutamaan Gender Tahun 2026
- Dinporapar Hadiri Reviu IEPK Tahun 2026 di Aula Inspektorat Daerah
- Penandatanganan NPHD Hibah Tahun 2026
- Semarak Purworejo Spektakuler Weeks: Amphiteater Alun-Alun Dimeriahkan Penampilan Band Evolution
- Hadiri Pentas Teater , Dinporapar Sampaikan Apresiasi
- Doldeswita Dorong Pengembangan Potensi Wisata Religi dan Alam Desa Bagelen
- Kontingen Purworejo; Juara Umum Pra Popda Jawa Tengah Zona IV
- Dinporapar Hadiri Dialog Gubernur dengan Pelaku Ekonomi Kreatif Jawa Tengah
Dinporapar Dukung Pelestarian Tradisi Merti Desa Purbayan sebagai Penguatan Identitas Budaya dan Pembinaan Desa Wisata

PURWOREJO – Upaya pelestarian tradisi budaya lokal kembali mendapat ruang istimewa melalui pelaksanaan Gatraning Indriyo Aruming Bumi Merti Desa dan Selamatan Pembangunan Pengaspalan Jalan Desa Purbayan, yang digelar oleh masyarakat Desa Purbayan, Kecamatan Kemiri, Rabu (14/1/2026).
Mengusung tema “Mrantasi Karyo Rahayu Kang Sinedya”, tradisi Merti Desa tahun ini tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur atas berkah hasil bumi, tetapi juga wujud penghormatan masyarakat kepada leluhur dan bumi tempat berpijak. Kegiatan turut dirangkaikan dengan ungkapan syukur atas rampungnya pembangunan pengaspalan jalan desa.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo Bangun Erlangga Ibrahim SSTP MM, Kepala Dindikbud Purworejo Yudhie Agung Prihatno SSTP MM, pejabat DPRD, dan Forkopimcam Kemiri, serta tokoh masyarakat dan warga Desa Purbayan.Sinergi antara pelestarian budaya, penguatan peran masyarakat, dan dukungan infrastruktur menjadi fondasi penting dalam membangun desa wisata yang berkelanjutan.
Dengan kehadiran dan dukungan Dinporapar, pemerintah desa, dan masyarakat, tradisi Merti Desa Purbayan tidak hanya menjadi kegiatan ritual tahunan, tetapi juga bagian dari strategi kebudayaan dan pengembangan pariwisata Purworejo yang inklusif dan berbasis kearifan lokal.



