Dari Art Center hingga River Tubing, Kombinasi Wisata Sejarah dan Minat Khusus Purworejo

By Administrator 22 Okt 2025, 08:31:34 WIB Pariwisata
Dari Art Center hingga River Tubing, Kombinasi Wisata Sejarah dan Minat Khusus Purworejo

Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo bersama dengan anggota Satuan Karya (Saka) Pariwisata menggelar kegiatan walking tour edukatif pada hari Minggu, 19 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 30 anggota Saka Pariwisata yang memiliki minat khusus di bidang pariwisata. Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan pengetahuan, mengasah keterampilan, serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap potensi wisata yang ada di Purworejo.

Perjalanan dimulai dengan kunjungan ke Art Center Purworejo. Peserta diajak berkeliling untuk mengamati berbagai karya seni dan kreativitas lokal yang dipamerkan serta memahami esensi budaya yang hidup di Purworejo. Destinasi selanjutnya adalah Museum Tosan Aji yang terletak bersebelahan dengan Art Center.  Di Museum Tosan Aji, peserta mendapatkan wawasan tentang pembuatan keris, jenis-jenis benda pusaka dan tentunya cara perawatannya.

Usai dari Museum Tosan Aji, peserta mengunjungi Pendopo Agung Kabupaten Purworejo untuk mengetahui sejarah Pendopo yang telah berdiri sejak jaman Bupati pertama Purworejo Cokronegoro I. Peserta kemudian menyusuri Alun-Alun Purworejo menuju SMA N 7 Purworejo sambil mendengarkan penjelasan dari pemandu walking tour Endang Naranata dan Riza Pratama. Diskusi walking tour seputar sejarah tentang Alun-Alun Purworejo, Kantor Pos Purworejo, Cargar Budaya GPIB Purworejo dan 0km Purworejo. Destinasi terakhir dari walking tour adalah SMA N 7 yang juga diketahui sebagai kompleks Hoogere Kweek School (HKS) yaitu sekolah guru pertama di Hindia Belanda yang didirikan pada tahun 1914 dan kini menjadi cagar budaya nasional.

Setelah menjelajahi SMA N 7 Purworejo, peserta menuju lokasi makan siang sekaligus basecamp Trirejo River Tubing yang terletak di desa Trirejo, Loano. Peserta menuju basecamp dengan menaiki angkot lokal sebagai upaya pemberdayaan transportasi lokal sekaligus kampanye penggunaan kendaraan umum yang lebih aman dan menyenangkan.

Kegiatan terakhir peserta adalah mencoba aktivitas tubing, yaitu menyusuri sungai menggunakan ban, dengan mengikuti arus air. Peserta menyusuri aliran sungai kedung putri menggunakan ban pelampung sambil menikmati keindahan alam sekitar. Tawa riang dan sorak semangat terdengar sepanjang aliran sungai yang menandai puncak keseruan dan kebersamaan di tengah alam yang asri.

Melalui kegiatan ini, Dinporapar berharap anggota Saka Pariwisata dapat turut serta dalam pengembangan pariwisata di Purworejo, dapat berupa dukungan promosi wisata, edukasi ke masyarakat dan tentunya menjadi teladan dalam upaya pengelolaan pariwisata berkelanjutan.