Sinergi Lintas Sektor, Dinporapar Purworejo Ikuti Forum Konsultasi Publik dan Forum LLAJ

By Administrator 06 Mar 2026, 21:16:32 WIB Pariwisata
Sinergi Lintas Sektor, Dinporapar Purworejo Ikuti Forum Konsultasi Publik dan Forum LLAJ

Purworejo, 5 Maret 2026-  Dinas Perhubungan menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik dan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Umum di Aula Terminal A Purworejo. Forum ini dihadiri oleh Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo, Kepala Bagian Operasional, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Purworejo, instansi terkait, komunitas, media dan pihak-pihak terkait.


Agenda yang dibahas meliputi kesiapan arus mudik dan arus balik lebaran, serta menyinggung soal usulan perubahan nama untuk 2 ruas jalan yang diusulkan oleh Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Purworejo. Terdapat empat titik rawan kepadatan lalu lintas yaitu simpang 4 Mbok Susah Kutoarjo, area Pasar Krendetan, simpang empat Nampurejo dan simpang 4 menuju Pantai Jatis. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Perhubungan akan menerjunkan lebih dari 70 personil yang akan bertugas di posko, patroli, penjaga perlintasan KA, underpass dan overpass. Dinas Perhubungan juga akan berkolaborasi dengan POLRES Purworejo, Relawan Jalan Purworejo (RJP), Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) serta pihak lain yang mungkin terkait.


Relawan Jalan Purworejo mendukung penuh upaya pemerintah untuk memfasilitasi pemudik dengan menghadirkan dua posko mudik di Monumen Jenderal Ahmad Yani dan Trirejo Loano. RJP juga siap membantu program bengkel gratis di area Kutoarjo dengan catatan ada bantuan tenda yang akan difasilitasi oleh POLRES atau Dinas Perhubungan Purworejo. 


Dinas Porapar yang merupakan salah satu instansi penyelenggara event dimintai keterangan terkait event yang mungkin akan menimbulkan kepadatan lalu lintas di titik-titik tertentu. Namun pada periode mudik ini Dinas Porapar tidak menyelenggarakan event di periode lebaran, sehingga potensi kepadatan lalu lintas karena event sangat kecil. Meski demikian, kepadatan lalu lintas di area Alun-Alun Purworejo perlu menjadi perhatian, khususnya pada malam H-1 menjelang lebaran. Antusiasme masyarakat menyambut lebaran sering diekspresikan dengan parade/karnaval menggunakan sound system. Pengalihan arus di sekitaran Alun-Alun Purworejo tetap harus mengakomodir arus pemudik dari arah Yogyakarta atau Magelang yang melewati area Alun-Alun Purworejo.


Sehubungan dengan usulan penggantian nama ruas jalan di area Mranti, Dinas Perhubungan akan memfasilitasi dengan menyiapkan forum khusus untuk membahas hal ini. Perubahan nama jalan ini dapat berdampak pada perubahan alamat yang tertera di KTP oleh 6 Kepala Keluarga atau sebanyak 24 individu. Perubahan nama jalan juga berdampak pada Puskesmas, Puskeswan, dan Kelurahan Mranti yang tentunya harus melalui beberapa tahapan birokrasi.  


Pemerintah daerah akan terus mengimbau para pemudik untuk tetap menjaga keselamatan selama perjalanan dengan mematuhi rambu lalu lintas. Pemudik dapat memanfaatkan pos pelayanan yang telah disediakan. Diharapkan, dengan dukungan semua pihak serta kesadaran masyarakat, arus mudik dan arus balik Lebaran di Purworejo dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga akhir masa libur lebaran.