▴Grand Final Bagus Roro 2026▴
- Purworejo Spektakuler Semarakkan Amphiteater Alun-Alun di Minggu Pagi
- Kadin Dinporapar Ikuti PURWOrideJO 4 PDAU di Halaman Parkir Hotel Ganesha
- Dinporapar dan Komunitas Pelangi Gelar Talkshow, Promosikan Festival Layang-Layang Nasional 2026 di Pantai Ketawang
- Festival Kuda Jingkrak Jadi Magnet Wisatawan di Pantai Jetis Grabag
- Peresmian Kutoarjo Social Club, Wahana Padel Pertama di Kutoarjo
- Dinporapar Terima Kunjungan Balai 4 Perhubungan Jateng Bahas Pemanfaatan Venue Event Terminal Tipe B Kutoarjo
- Tim Dinporapar Laksanakan Verifikasi Lapangan dan Intervensi Desa Kemiskinan Ekstrem
- Dinporapar Hadiri Rakor Pokja Pengarusutamaan Gender Tahun 2026
- Dinporapar Hadiri Reviu IEPK Tahun 2026 di Aula Inspektorat Daerah
- Penandatanganan NPHD Hibah Tahun 2026
Memperkuat Sinergi dan Peran Pemuda: Evaluasi 2025 dan Arah Strategis Program Kepemudaan Kabupaten Purworejo Tahun 2026

Jumat, 17 April 2026 - Dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan serta memperkuat sinergi antar organisasi kepemudaan, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Evaluasi Kegiatan Tahun 2025, Sosialisasi Program Kepemudaan, danPenguatan Kecamatan Berdaya pada Organisasi Kepemudaan (OKP) Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan capaian program kepemudaan selama satu tahun terakhir sekaligus merumuskan arah kebijakan yang lebih strategis dan tepat sasaran ke depan. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinporapar Kabupaten Purworejo, Ibu Dyah Woro Setyaningsih, S.Sos., M.M.; Kepala Bidang Kepemudaan dan Kepramukaan, Ibu Eny Widiarti, S.Si.T., M.Kes.; Ketua KNPI Kabupaten Purworejo, Muhammad Musyafa, S.H.; para narasumber, yakni Bapak Nury Fananto, S.IP dari Badan Kesbangpol Kabupaten Purworejo dan Ibu Widyowati Dyah Anggraeni, S.H., M.M. dari DinP3APMD Kabupaten Purworejo; serta perwakilan organisasi kepemudaan se-Kabupaten Purworejo.
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinporapar Kabupaten Purworejo. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa evaluasi bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan instrumen penting untuk memastikan setiap program yang telah dilaksanakan benar-benar memberikan dampak nyata bagi pengembangan pemuda.
“Evaluasi ini bukan hanya melihat apa yang sudah kita lakukan, tetapi bagaimana kita memastikan bahwa setiap program kepemudaan memberikan manfaat yang nyata, terukur, dan berkelanjutan bagi para pemuda di Kabupaten Purworejo,” ungkapnya.
Beliau juga menambahkan bahwa ke depan, kebijakan kepemudaan harus semakin adaptif terhadap dinamika zaman serta mampu menjawab tantangan yang dihadapi generasi muda, termasuk dalam hal penguatan kapasitas, kreativitas, dan daya saing.
“Pemuda hari ini dituntut untuk tidak hanya aktif, tetapi juga produktif dan inovatif. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan harus terus diperkuat agar program-program yang disusun benar-benar tepat sasaran dan berdampak luas,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Sekretaris Dinporapar juga menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sosialisasi Program Kepemudaan serta Penguatan Kecamatan Berdaya. Menurutnya, kedua program tersebut merupakan langkah strategis dalam mendorong peran aktif pemuda di tingkat lokal sekaligus memperkuat pembangunan berbasis potensi wilayah.
Memasuki sesi pemaparan, Kepala Bidang Kepemudaan dan Kepramukaan menyampaikan hasil evaluasi kegiatan tahun 2025. Dalam paparannya, dijelaskan berbagai capaian program, termasuk peningkatan partisipasi organisasi kepemudaan, pelaksanaan kegiatan pembinaan, serta penguatan jejaring antar OKP. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti peningkatan kualitas manajemen organisasi dan optimalisasi peran pemuda di tingkat kecamatan.
Selain evaluasi, disampaikan pula arah kebijakan dan rencana program kepemudaan tahun 2026. Program-program yang dirancang diharapkan mampu mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam pembangunan daerah, baik melalui kegiatan sosial, kewirausahaan, maupun pengembangan potensi lokal.
Ketua KNPI Kabupaten Purworejo, Muhammad Musyafa, S.H., dalam kesempatan tersebut menyampaikan program kerja organisasi sekaligus memberikan sejumlah masukan konstruktif. Ia menekankan pentingnya pola pembinaan yang lebih terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan agar organisasi kepemudaan mampu berkembang secara optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pembinaan organisasi kepemudaan. Materi pertama mengenai Penguatan Organisasi Kepemudaan disampaikan oleh Bapak Nury Fananto, S.IP. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang baik, transparansi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam organisasi.
Selain itu, ia juga menggarisbawahi pentingnya wawasan kebangsaan sebagai landasan utama dalam menjalankan aktivitas organisasi, sehingga setiap kegiatan yang dilakukan tetap sejalan dengan nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa.
Materi kedua mengenai Penguatan Kecamatan Berdaya disampaikan oleh Ibu Widyowati Dyah Anggraeni, S.H., M.M. Dalam paparannya, dijelaskan bahwa kecamatan memiliki peran strategis sebagai basis pembangunan berbasis wilayah. Oleh karena itu, pemuda diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam mengoptimalkan potensi lokal, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta membangun sinergi lintas sektor.
Melalui program Kecamatan Berdaya, pemuda didorong untuk lebih aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, termasuk dalam bidang ekonomi, sosial, dan pembangunan berbasis kearifan lokal.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang berlangsung hangat dan dinamis. Para peserta dari berbagai organisasi kepemudaan menyampaikan pertanyaan, masukan, serta berbagi pengalaman terkait pelaksanaan program di lapangan. Diskusi ini menjadi ruang yang konstruktif untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, serta menyatukan visi dalam pengembangan kepemudaan di Kabupaten Purworejo.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan organisasi kepemudaan, serta tercipta program-program yang lebih inovatif, efektif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, pemuda Kabupaten Purworejo dapat terus berperan aktif sebagai agen perubahan dalam mendukung pembangunan daerah menuju masa depan yang lebih baik.



