▴Grand Final Bagus Roro 2026▴
- Dinporapar dan Komunitas Pelangi Gelar Talkshow, Promosikan Festival Layang-Layang Nasional 2026 di Pantai Ketawang
- Festival Kuda Jingkrak Jadi Magnet Wisatawan di Pantai Jetis Grabag
- Peresmian Kutoarjo Social Club, Wahana Padel Pertama di Kutoarjo
- Dinporapar Terima Kunjungan Balai 4 Perhubungan Jateng Bahas Pemanfaatan Venue Event Terminal Tipe B Kutoarjo
- Tim Dinporapar Laksanakan Verifikasi Lapangan dan Intervensi Desa Kemiskinan Ekstrem
- Dinporapar Hadiri Rakor Pokja Pengarusutamaan Gender Tahun 2026
- Dinporapar Hadiri Reviu IEPK Tahun 2026 di Aula Inspektorat Daerah
- Penandatanganan NPHD Hibah Tahun 2026
- Semarak Purworejo Spektakuler Weeks: Amphiteater Alun-Alun Dimeriahkan Penampilan Band Evolution
- Hadiri Pentas Teater , Dinporapar Sampaikan Apresiasi
Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Purworejo hadiri FGD Penyusunan Naskah Indeks Pembangunan Pemuda di Surakarta
Forum Group Discussion
Penyusunan Naskah Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Provinsi Jawa Tengah dengan
tema Indeks Pembangunan Pemuda sebagai Jembatan dan Arah Kepemudaan di Jawa
Tengah dilaksanakan di Kusuma Sahid Prince Hotel Surakarta pada 13 dan 14
Oktober 2025. Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purworejo dan
tiga puluh empat kabupaten yang lain turut hadir dalam diskusi tersebut. Kegiatan
ini dilaksanakan dalam rangka menyesuaikan data kepemudaan dan sosialisasi domain
terbaru yang digunakan sebagai tolok ukur Indeks Pembangunan Pemuda. Pada tahun
sebelumnya (2025), terdapat lima domain dan lima belas indicator yang digunakan
dalam pengukuran IPP. Sedangkan pada tahun ini, terdapat lima domain dan enam
belas indicator.
Domain terbaru dalam
penghitungan IPP, antara lain Domain Pendidikan dan Pelatihan dengan indokator
1. Prosentase pemuda mendapatkan pelatihan bersertifikat, 2. Prosentase pemuda
yang memiliki ijazah SMA/sederajat atau lebih tinggi, 3. Prosentase pemuda dengan
keterampilan TIK. Domain Kesehatan yang terdiri dari indicator 1. Angka
Kesakitan Pemuda, 2. Prosentase pemuda yang merokok, 3. Prosentase pemuda yang
berolahraga, 4. Prosentase remaja perempuan yang sedang hamil. Domain
Ketenagakerjaan Layak yang terdiri dari indicator 1. Prosentase Pemuda NEET, 2.
Prosentase pemuda pekerja tidak penuh, 3. Rasio kewirausahaan pemuda. Domain
Partisipasi dan Kepemimpinan terdiri dari indicator 1. Prosentase pemuda
mengikuti kegiatan sosmas, 2. Prosentase pemuda aktif mengikuti organisasi, 3.
Prosentase pemuda yang menduduki posisi managerial. Domain Inklusivitas dan
Kesetaraan Gender yang terdiri dari indicator 1. Rasio TPAK pemuda perempuan
terhadap laki-laki, 2. Prosentase pemuda penyandang disabilitas yang bekerja,
3. Prosentase perkawinan anak.
Kegiatan tersebut juga
dihadiri oleh DPRD Komisi E Provinsi Jawa Tengah, DP3AP2KB Provinsi Jawa
Tengah, BPS Provinsi Jawa Tengah, Dinkes Provinsi Jawa Tengah, Disnakertrans
Provinsi Jawa Tengah, Dindik Provinsi Jawa Tengah, Kesbangpol Provinsi Jawa
Tengah, dan KNPI Provinsi Jawa tengah untuk menjelaskan peran serta
masing-masing organisasi perangkat daerah dan organisasi pemuda dalam
penghitungan IPP, data-data yang berkaitan dengan IPP, dan wujud dukungan OPD
pada Kepemudaan Provinsi Jawa Tengah. CV Padmaduta Cipta Kreasi Semarang
sebagai pihak ketiga Disporapar Jawa Tengah dalam penghitungan IPP turut hadir
dan melakukan sosialisasi penyesuaian domain dalam penyusunan naskah tersebut. Dengan
meningkatnya IPP, diharapkan pembangunan kepemudaan di wiulayah Jawa Tengah
juga semakin baik dan optimal.



